spot_img
BerandaDaerahPalangka RayaKabut Asap Mengancam Kesehatan, 11 Puskesmas Palangka Raya

Kabut Asap Mengancam Kesehatan, 11 Puskesmas Palangka Raya

Betangnews.com, Palangka Raya – Penurunan kualitas udara akibat kabut asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla) mendorong DPRD Kota Palangka Raya meminta pemerintah memperkuat pelayanan kesehatan bagi masyarakat. Langkah tersebut penting untuk mengantisipasi meningkatnya gangguan pernapasan akibat paparan asap.

Wakil Ketua I Komisi I DPRD Kota Palangka Raya, Salundik, mengatakan masyarakat yang mengalami gangguan kesehatan akibat kabut asap harus segera mendapatkan penanganan. Ia meminta fasilitas kesehatan meningkatkan kesiapsiagaan selama kualitas udara memburuk.

11 Puskesmas Siapkan Ruang Oksigen

Salundik menyebut Pemerintah Kota Palangka Raya melalui Dinas Kesehatan telah menyiapkan ruang oksigen di 11 puskesmas. Fasilitas tersebut berada di Puskesmas Pahandut, Bukit Hindu, Jekan Raya, Panarung, Marina Permai, Kereng Bengkirai, Kalampangan, Menteng, Tangkiling, Rakumpit, dan Kayon.

Selain puskesmas, pemerintah juga mengoptimalkan puskesmas pembantu (pustu) yang tersebar di 30 kelurahan. Keberadaan fasilitas tersebut diharapkan memperluas akses masyarakat terhadap pelayanan kesehatan, terutama bagi warga yang mengalami keluhan pada saluran pernapasan.

Kasus ISPA Dipantau Setiap Hari

Salundik menjelaskan pihaknya telah berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan Kota Palangka Raya untuk memantau perkembangan kasus infeksi saluran pernapasan akut (ISPA). Petugas melaporkan perkembangan kasus setiap hari sebagai bahan pemantauan kondisi kesehatan masyarakat.

Ia mengingatkan bahwa kabut asap dapat meningkatkan risiko gangguan pernapasan. Anak-anak, lanjut usia, serta masyarakat yang memiliki keluhan pernapasan perlu mendapatkan perhatian lebih selama kualitas udara menurun.

Warga Diminta Kurangi Aktivitas di Luar

Salundik mengimbau masyarakat mengurangi aktivitas di luar ruangan jika tidak memiliki keperluan mendesak. Warga yang harus beraktivitas di luar rumah juga diminta menggunakan masker untuk mengurangi paparan asap.

Menurutnya, masyarakat perlu meningkatkan kewaspadaan terhadap kondisi kesehatan masing-masing. Pemerintah dan fasilitas kesehatan juga harus terus memastikan pelayanan tetap tersedia agar warga dapat memperoleh penanganan secara cepat ketika mengalami gangguan kesehatan akibat kabut asap.

Baca Juga :  DPRD Palangka Raya Dorong Dukungan Anggaran untuk Program Makan Bergizi Gratis

(Ptr/betangnews.com)

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -spot_img

BERITA TERBARU