Betangnews.com, Palangka Raya – Ketua DPRD Kalimantan Tengah (Kalteng), Arton S Dohong, mengapresiasi perhatian pemerintah pusat terhadap upaya penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Kalteng.
Arton menilai dukungan pemerintah pusat menjadi bagian penting dalam memperkuat kapasitas pemerintah daerah menghadapi ancaman karhutla. Menurutnya, DPRD Kalteng menyambut positif langkah pemerintah pusat dalam membantu daerah mengatasi kebakaran yang terjadi di sejumlah wilayah.
Perhatian Pemerintah Pusat
Arton menyebut perhatian tersebut terlihat dari pemantauan langsung Presiden RI Prabowo Subianto pada 22 Agustus 2026. Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka kemudian melakukan pemantauan lanjutan pada 10 September 2026 untuk melihat perkembangan penanganan karhutla di Kalteng.
Selain melakukan pemantauan, pemerintah pusat juga mengirimkan sejumlah sarana dan prasarana pendukung. Bantuan tersebut mencakup helikopter water bombing, helikopter patroli, kendaraan pemadam kebakaran, serta fasilitas penunjang lainnya.
Perkuat Pemantauan dan Pemadaman
Arton menilai kehadiran berbagai fasilitas tersebut membantu pemerintah daerah mempercepat penanganan karhutla, terutama untuk menjangkau kawasan yang sulit diakses melalui jalur darat.
Menurutnya, helikopter memiliki peran penting dalam memantau titik api sekaligus melakukan pemadaman dari udara. Dukungan tersebut juga membantu petugas memperoleh gambaran kondisi kebakaran di wilayah yang memiliki akses terbatas.
Bersama Cegah dan Tangani Karhutla
Di tengah upaya penanganan karhutla, masyarakat juga diharapkan tetap menjaga situasi agar kondusif dan tidak mudah terpengaruh oleh informasi negatif maupun kabar yang belum terverifikasi. Penyebaran informasi yang tidak benar berpotensi menimbulkan keresahan serta mengganggu upaya bersama dalam menangani karhutla.
Masyarakat juga perlu memperkuat semangat gotong royong dengan pemerintah dan seluruh unsur terkait. Upaya tersebut dapat dilakukan melalui pencegahan kebakaran, tidak membuka lahan dengan cara membakar, segera melaporkan titik api, serta membantu petugas apabila terjadi kebakaran di lingkungan sekitar.
Sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, aparat, dunia usaha, dan masyarakat menjadi kunci untuk mencegah meluasnya karhutla. Dengan kepedulian dan kerja sama seluruh pihak, penanganan dapat berlangsung lebih cepat sekaligus menekan potensi terjadinya kebakaran baru di Kalteng.
(Ptr/betangnews.com)




