spot_img
BerandaDaerahKotawaringin TimurKabut Asap Mulai Selimuti Sampit, Ratusan Titik Panas Meningkat dan Jarak Pandang...

Kabut Asap Mulai Selimuti Sampit, Ratusan Titik Panas Meningkat dan Jarak Pandang Menyusut

Betangnews.com, Sampit – Kabut asap mulai menyelimuti wilayah Kota Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), seiring meningkatnya kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Kondisi tersebut menyebabkan jarak pandang menurun hingga sekitar 800 meter pada Minggu (19/7/2026) pagi dan mulai memengaruhi aktivitas masyarakat.

Ratusan Titik Panas Picu Kabut Asap

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kotawaringin Timur mencatat sebanyak 415 titik panas (hotspot) tersebar di 17 kecamatan hingga Sabtu (18/7/2026). Kecamatan Kota Besi menjadi wilayah dengan jumlah hotspot terbanyak, yakni 92 titik, disusul Antang Kalang sebanyak 76 titik, Mentaya Hulu 34 titik, Baamang 26 titik, serta Telaga Antang dan Mentawa Baru Ketapang masing-masing 25 titik.

Stasiun Meteorologi Haji Asan Sampit melaporkan kondisi cuaca pada pukul 07.00 WIB didominasi kabut asap. Suhu udara tercatat 21,9 derajat Celsius dengan tingkat kelembapan mencapai 98 persen. Sementara itu, kondisi angin yang tenang atau calm dengan kecepatan nol kilometer per jam membuat asap bertahan lebih lama di atmosfer sehingga kualitas udara menurun.

Warga Mulai Rasakan Dampaknya

Sejumlah warga mengaku mulai merasakan perubahan kualitas udara dalam beberapa hari terakhir. Bau asap semakin menyengat, sementara langit tampak kelabu meskipun tidak ada tanda-tanda hujan. Kondisi tersebut paling terasa pada pagi hari sebelum perlahan berkurang saat matahari mulai meninggi.

Di sisi lain, data BPBD menunjukkan bahwa intensitas kebakaran paling tinggi justru terjadi di kawasan perkotaan. Kecamatan Mentawa Baru Ketapang mencatat 32 kejadian karhutla, sedangkan Kecamatan Baamang mengalami 29 kejadian. Secara keseluruhan, hingga 18 Juli 2026 tercatat 84 kasus karhutla di Kotim. Petugas berhasil menangani 76 kejadian, namun luas lahan yang terbakar telah mencapai 171,3933 hektare.

Baca Juga :  Agustiar Sabran Sampaikan Visi-Misi Kalteng 2025–2030 dalam Pidato Perdana di Rapat Paripurna

BMKG Ingatkan Potensi Karhutla Masih Tinggi

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Haji Asan Sampit memperkirakan peluang pertumbuhan awan hujan di wilayah Kotim pada 19–20 Juli 2026 masih sangat rendah. Kondisi tersebut membuat potensi hujan yang dapat membantu proses pemadaman api menjadi sangat minim.

BMKG juga mengategorikan sebagian besar wilayah Kalimantan Tengah, termasuk Kotawaringin Timur, berada pada tingkat kerawanan sangat mudah terbakar berdasarkan analisis parameter cuaca. Masyarakat diimbau tidak membuka lahan dengan cara membakar dan meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi meluasnya karhutla. Kabut asap yang mulai menyelimuti Sampit juga berpotensi mengganggu kesehatan, terutama bagi anak-anak, lanjut usia, dan masyarakat yang memiliki riwayat gangguan pernapasan. (Ptr/betangnews.com)

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -spot_img

BERITA TERBARU