spot_img
BerandaBeritaNasionalWapres Gibran Tinjau Karhutla Kalteng, Data Kebakaran Tembus 9.228 Hektare

Wapres Gibran Tinjau Karhutla Kalteng, Data Kebakaran Tembus 9.228 Hektare

Betangnews.com, Palangka Raya – Wakil Presiden Republik Indonesia Gibran Rakabuming Raka tiba di Kota Palangka Raya, Kamis (10/9/2026), untuk melihat langsung kondisi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang masih melanda sejumlah wilayah Kalimantan Tengah.

Kedatangan Gibran mendapat sambutan Gubernur Kalteng Agustiar Sabran bersama jajaran Pemerintah Provinsi Kalteng dan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) di Bandara Tjilik Riwut. Dalam kunjungan tersebut, Wapres meninjau sejumlah lokasi untuk melihat kondisi masyarakat serta langkah penanganan karhutla di lapangan.

Wapres Tinjau Kondisi Lapangan

Gibran mengunjungi SDN 2 Petuk Katimpun dan kawasan Nyaru Menteng. Peninjauan tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah pusat untuk melihat secara langsung dampak karhutla sekaligus mengevaluasi penanganan yang berlangsung di wilayah terdampak.

Gubernur Kalteng Agustiar Sabran mengatakan Pemprov Kalteng terus meningkatkan kesiapsiagaan dengan mengerahkan personel, memperkuat sarana dan prasarana, serta meningkatkan koordinasi bersama pemerintah pusat dan berbagai pihak.

Menurut Agustiar, petugas masih menghadapi sejumlah kendala dalam proses pemadaman, terutama sulitnya akses menuju titik api dan terbatasnya sumber air. Kondisi tersebut membuat petugas kesulitan menjangkau beberapa lokasi kebakaran yang berada di kawasan sulit diakses.

Pemprov Kalteng Minta Dukungan Pusat

Pemprov Kalteng mengharapkan pemerintah pusat menambah dukungan untuk mempercepat penanganan karhutla. Dukungan tersebut mencakup tambahan helikopter untuk pemadaman melalui udara, peralatan pemadam, bantuan operasional, serta pembangunan sumber air seperti sumur bor dan embung di kawasan yang rawan terbakar.

Berdasarkan data Pos Komando Penanganan Darurat Bencana Karhutla Kalteng per 9 September 2026, tercatat sebanyak 2.819 kejadian karhutla dengan total luasan lahan terbakar mencapai 9.228,04 hektare.

Kolaborasi Jadi Kunci Penanganan

Agustiar menekankan bahwa penanganan karhutla membutuhkan kerja sama seluruh unsur, mulai dari pemerintah, TNI, Polri, petugas pemadam, relawan hingga masyarakat.

Baca Juga :  Pemprov Kalteng Siapkan Rp 70 Miliar untuk Dukung Program Makan Bergizi Gratis

Ia menilai sinergi dan kolaborasi menjadi faktor penting untuk memperkuat penanganan kebakaran sekaligus melindungi masyarakat dan lingkungan Kalteng dari dampak asap akibat karhutla.

Sumber: Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah.

(Ptr/betangnews.com)

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -spot_img

BERITA TERBARU