BerandaLegislatifDPRD KaltengKarhutla Kembali Mengancam Kalteng, DPRD Ingatkan Masyarakat Hindari Cara Lama yang Berisiko

Karhutla Kembali Mengancam Kalteng, DPRD Ingatkan Masyarakat Hindari Cara Lama yang Berisiko

Betangnews.com, Palangka Raya – Ancaman kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) kembali menjadi perhatian serius di sejumlah wilayah Kalimantan Tengah. Kondisi tersebut mendorong DPRD Kalimantan Tengah mengajak masyarakat meningkatkan kewaspadaan serta menghentikan praktik pembukaan lahan dengan cara membakar yang berpotensi memicu kebakaran berskala luas.

DPRD Ajak Masyarakat Utamakan Pencegahan

Anggota DPRD Kalimantan Tengah, Faridawaty Darland Atjeh, menegaskan bahwa upaya pencegahan Karhutla memerlukan keterlibatan seluruh elemen masyarakat. Menurutnya, kebiasaan membuka lahan menggunakan api masih menjadi salah satu penyebab utama terjadinya kebakaran yang sulit dikendalikan, terutama saat musim kemarau.

Ia mengimbau masyarakat untuk lebih peduli terhadap kelestarian lingkungan dengan memilih cara yang lebih aman dalam mengelola lahan. Faridawaty menilai langkah pencegahan akan jauh lebih efektif dibandingkan upaya pemadaman ketika api telah meluas dan menimbulkan dampak bagi masyarakat maupun lingkungan.

Kebakaran Lahan Gambut Jadi Peringatan

Faridawaty menjelaskan bahwa kebakaran lahan gambut di Desa Tumbang Nusa, Kabupaten Pulang Pisau, menjadi bukti nyata bahwa ancaman Karhutla masih perlu diantisipasi secara serius. Menurutnya, karakteristik lahan gambut membuat api lebih sulit dipadamkan sehingga membutuhkan penanganan yang lebih kompleks apabila kebakaran sudah terjadi.

Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kalimantan Tengah, sepanjang tahun 2026 telah tercatat 323 kejadian Karhutla dengan total luas lahan terbakar mencapai 456,78 hektare. Sementara itu, hingga pertengahan Juli, beberapa daerah masih menunjukkan peningkatan aktivitas kebakaran, termasuk Kabupaten Kotawaringin Timur yang mencatat jumlah titik panas relatif tinggi.

Perkuat Kolaborasi Cegah Karhutla

DPRD Kalimantan Tengah berharap masyarakat, pemerintah daerah, aparat terkait, serta seluruh pemangku kepentingan terus memperkuat kolaborasi dalam upaya pencegahan Karhutla. Langkah tersebut dinilai penting untuk menekan risiko meluasnya kebakaran sekaligus mengurangi dampak terhadap lingkungan, kesehatan masyarakat, dan aktivitas perekonomian di Kalimantan Tengah. (Ptr/betangnews.com)

Baca Juga :  DPRD Kalteng Matangkan Regulasi Investasi, Siapkan Aturan Baru yang Diklaim Permudah Perizinan
RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -spot_img

Postingan Populer

Komentar Terakhir