Betangnews.com, Palangka Raya – Pemerintah pusat menambah dukungan peralatan untuk memperkuat penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Tengah. Dukungan tersebut mencakup 100 unit kendaraan pemadam kebakaran dan 15 unit ekskavator yang disalurkan melalui Kodam XII/Tanjungpura untuk memperkuat penanganan karhutla di Kalimantan Tengah dan Kalimantan Selatan.
Bantuan tersebut diterima pada Minggu (30/8) di Makodam XII/Tanjungpura, Palangka Raya. Dari total bantuan yang disalurkan, Kalimantan Tengah memperoleh 72 unit kendaraan pemadam kebakaran dan 10 unit ekskavator, sedangkan Kalimantan Selatan menerima 28 unit kendaraan pemadam dan lima ekskavator.
Perkuat Penanganan di Lahan Gambut
Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran menyambut bantuan tersebut sebagai bentuk perhatian pemerintah pusat terhadap upaya daerah menghadapi ancaman karhutla. Menurutnya, tambahan armada dapat mempercepat mobilisasi petugas sekaligus memperluas jangkauan penanganan di wilayah yang sulit diakses.
Agustiar menilai keberadaan ekskavator juga penting karena sebagian wilayah rawan karhutla di Kalteng memiliki karakteristik lahan gambut. Kondisi tersebut membutuhkan dukungan alat dan strategi khusus agar petugas dapat menjalankan operasi secara lebih efektif.
“Tambahan kendaraan pemadam dan ekskavator ini sangat penting untuk memperkuat kemampuan kita dalam menangani karhutla, terutama di wilayah dengan medan yang sulit dan kawasan lahan gambut,” ujar Agustiar di Palangka Raya, Senin (7/9).
Dorong Respons Lebih Cepat
Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah akan mengoptimalkan pemanfaatan seluruh peralatan tersebut bersama TNI, Polri, BPBD, dan unsur terkait lainnya. Sinergi lintas sektor menjadi salah satu kunci untuk mempercepat respons ketika muncul titik api.
Selain memperkuat pemadaman, tambahan armada diharapkan membantu petugas menjangkau lokasi kebakaran dengan lebih cepat. Kendaraan pemadam dapat mendukung operasi pemadaman, sedangkan ekskavator dapat membantu penanganan pada medan yang membutuhkan alat berat.
Sinergi Hadapi Ancaman Karhutla
Agustiar menegaskan Pemprov Kalteng akan terus memperkuat kesiapsiagaan dan koordinasi dalam menghadapi potensi karhutla. Menurutnya, penanganan tidak cukup hanya mengandalkan pemadaman setelah api muncul, tetapi juga membutuhkan respons cepat pada wilayah yang memiliki tingkat kerawanan tinggi.
“Kami berterima kasih atas dukungan pemerintah pusat. Tambahan peralatan ini menjadi kekuatan bagi Kalimantan Tengah. Seluruh armada harus digunakan secara optimal dan terkoordinasi untuk melindungi masyarakat serta mencegah karhutla meluas,” katanya.
Dengan tambahan 72 kendaraan pemadam dan 10 ekskavator, Kalimantan Tengah kini memiliki dukungan operasional yang lebih kuat dalam menghadapi karhutla. Pemerintah daerah diharapkan dapat mengoptimalkan seluruh peralatan tersebut untuk mempercepat penanganan sekaligus memperkuat perlindungan masyarakat di wilayah rawan kebakaran.
(Ptr/betangnews.com)




