Betangnews.com, Palangka Raya – Anggota Komisi I DPRD Kalimantan Tengah, Yohanes Freddy Ering, meminta pemerintah daerah memastikan ketersediaan anggaran penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) sesuai kebutuhan. Menurutnya, kecukupan anggaran menjadi faktor penting agar upaya penanganan di lapangan dapat berjalan cepat, efektif, dan tidak menghadapi kendala pembiayaan.
Perencanaan Anggaran Harus Matang
Freddy menegaskan pemerintah perlu menyusun perencanaan anggaran secara rinci dengan memperhitungkan seluruh kebutuhan selama musim kemarau berlangsung. Ia menilai langkah tersebut akan meningkatkan kesiapsiagaan pemerintah dalam menghadapi potensi karhutla yang sewaktu-waktu dapat meningkat di berbagai wilayah Kalimantan Tengah.
Ia menambahkan bahwa dukungan anggaran harus mampu mengakomodasi kebutuhan personel, sarana, prasarana, hingga operasional penanganan di lapangan. Dengan perencanaan yang matang, pemerintah dapat menghindari kekurangan dana yang berpotensi menghambat proses pemadaman maupun penanganan dampak kebakaran.
Efisiensi Anggaran Jangan Hambat Penanganan
Freddy juga mengingatkan agar kebijakan efisiensi anggaran yang sedang diterapkan pemerintah tidak mengurangi komitmen dalam mendanai penanggulangan karhutla. Menurutnya, bencana membutuhkan respons cepat sehingga dukungan anggaran harus selalu tersedia ketika kondisi darurat terjadi.
Apabila anggaran yang tersedia belum mencukupi sementara situasi di lapangan semakin mendesak, pemerintah daerah dapat mengajukan penambahan anggaran melalui mekanisme mendahului perubahan APBD. Langkah tersebut dinilai lebih efektif dibanding harus menunggu pembahasan APBD Perubahan yang umumnya berlangsung pada September atau Oktober.
DPRD Siap Dukung Penanganan Karhutla
Freddy memastikan DPRD Kalimantan Tengah siap mendukung setiap kebijakan pemerintah yang bertujuan memperkuat penanganan karhutla, termasuk mengawal kebutuhan anggaran agar dapat segera dipenuhi. Ia menekankan bahwa kecepatan penanganan menjadi kunci untuk menekan meluasnya kebakaran sekaligus menghindari pembengkakan biaya penanggulangan di kemudian hari.
“Yang terpenting adalah penanganan dilakukan secepat mungkin. Jangan sampai terlambat karena dampaknya akan semakin besar dan kebutuhan anggaran yang dikeluarkan juga akan semakin banyak,” tegas Freddy. (Ptr/betangnews.com)




