spot_img
BerandaLegislatifDPRD KaltengDPRD Kalteng Dukung Aturan Gawai di Sekolah, Apa Dampaknya bagi Siswa?

DPRD Kalteng Dukung Aturan Gawai di Sekolah, Apa Dampaknya bagi Siswa?

Betangnews.com, Palangka Raya – Wakil Ketua Komisi I DPRD Kalimantan Tengah, Sudarsono, mendukung langkah Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Tengah yang mulai mengatur penggunaan gawai di lingkungan sekolah. Kebijakan tersebut dinilai menjadi solusi untuk menciptakan suasana belajar yang lebih kondusif sekaligus melindungi peserta didik dari dampak negatif penggunaan teknologi digital yang tidak terkendali.

Menurut Sudarsono, perkembangan teknologi merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari kehidupan masyarakat, termasuk di sektor pendidikan. Karena itu, pemanfaatan gawai harus diarahkan secara tepat agar benar-benar menunjang proses belajar, bukan justru menjadi penghambat konsentrasi siswa di ruang kelas.

Penggunaan Gawai Perlu Diarahkan Secara Bijak

Sudarsono menegaskan bahwa pengaturan penggunaan gawai bukan bertujuan membatasi akses siswa terhadap teknologi. Sebaliknya, kebijakan tersebut hadir untuk memastikan perangkat digital dimanfaatkan secara positif sebagai sarana memperoleh informasi, memperluas wawasan, dan mendukung kegiatan pembelajaran.

Ia menilai penggunaan gawai tanpa pengawasan berpotensi mengurangi fokus belajar, melemahkan interaksi sosial antarsiswa, serta berdampak terhadap pembentukan karakter generasi muda. Oleh sebab itu, sekolah perlu menerapkan aturan yang jelas agar ruang digital di lingkungan pendidikan tetap sehat dan produktif.

Kolaborasi Sekolah dan Orang Tua Jadi Kunci

Sudarsono juga menekankan bahwa keberhasilan kebijakan tersebut memerlukan keterlibatan seluruh pihak. Guru memiliki tanggung jawab mengawasi penggunaan gawai selama kegiatan belajar mengajar berlangsung, sementara orang tua perlu memberikan pendampingan ketika anak memanfaatkan perangkat digital di rumah.

Melalui kolaborasi antara pemerintah, sekolah, guru, dan keluarga, ia optimistis pemanfaatan teknologi dapat berjalan secara seimbang. Dengan demikian, siswa mampu mengikuti perkembangan digital tanpa mengabaikan kualitas pendidikan, kedisiplinan, maupun kehidupan sosial mereka. (Ptr/betangnews.com)

Baca Juga :  Ulat di Piring Sekolah: Siapa yang Akan Bertanggung Jawab?
RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -spot_img

BERITA TERBARU