BerandaLegislatifDPRD KaltengHarga Sawit Mulai Membaik, DPRD Kalteng Ingatkan Satu Hal yang Sangat Menentukan...

Harga Sawit Mulai Membaik, DPRD Kalteng Ingatkan Satu Hal yang Sangat Menentukan Nasib Petani

Betangnews.com, Palangka Raya – Kenaikan harga Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit di Kalimantan Tengah mulai membawa angin segar bagi para petani. DPRD Kalimantan Tengah menilai tren positif tersebut harus terus dijaga agar mampu memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat, khususnya petani sawit lokal maupun swadaya.

Stabilitas Harga Jadi Kunci

Sekretaris Komisi II DPRD Kalimantan Tengah, Hero Harapanno Mandouw, menyampaikan apresiasinya atas membaiknya harga TBS dalam beberapa waktu terakhir. Menurutnya, kenaikan harga menjadi kabar baik bagi petani, namun yang lebih penting adalah menjaga kestabilan harga agar petani memiliki kepastian pendapatan dan dapat merencanakan usaha perkebunannya secara berkelanjutan.

Ia menjelaskan bahwa fluktuasi harga TBS selama ini sering memengaruhi kondisi ekonomi petani. Dengan harga yang stabil, petani dapat lebih fokus meningkatkan produktivitas kebun sekaligus memenuhi kebutuhan hidup keluarga tanpa dihantui ketidakpastian pasar.

Implementasi Harus Terasa Hingga Petani Swadaya

Hero menegaskan bahwa sektor kelapa sawit masih menjadi salah satu penopang utama perekonomian masyarakat Kalimantan Tengah. Oleh karena itu, seluruh pemangku kepentingan perlu menjaga iklim usaha yang kondusif agar manfaat kenaikan harga dapat dirasakan secara luas.

Ia juga berharap tren kenaikan harga TBS yang telah ditetapkan Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah sejak awal Juni 2026 terus berlanjut, terutama di daerah sentra perkebunan sawit seperti Kotawaringin Timur, Seruyan, Kotawaringin Barat, Lamandau, dan Sukamara.

DPRD Dorong Manfaat Kenaikan Harga Merata

Selain menjaga stabilitas harga, Hero meminta agar harga yang telah ditetapkan pemerintah benar-benar diterapkan di lapangan. Menurutnya, manfaat kenaikan harga tidak boleh berhenti pada angka penetapan semata, tetapi harus dirasakan secara langsung oleh seluruh petani, termasuk petani swadaya yang selama ini menjadi bagian penting dalam industri kelapa sawit di Kalimantan Tengah. (Ptr/betangnews.com)

Baca Juga :  Pemprov Kalteng Raih WTP ke-11 Kali Berturut-turut, Serahkan Raperda Pertanggungjawaban APBD 2024 ke DPRD

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -spot_img

Postingan Populer

Komentar Terakhir