Betangnews.com, Palangka Raya – DPRD Kalimantan Tengah (Kalteng) menyambut positif langkah Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalteng memperluas akses internet melalui hibah perangkat internet satelit Starlink. Program tersebut menyasar sekolah dan fasilitas kesehatan di wilayah yang masih menghadapi keterbatasan jaringan komunikasi.
Anggota Komisi IV DPRD Kalteng, Maryani Sabran, menilai perluasan konektivitas internet dapat memperkuat pelayanan publik, terutama di sektor pendidikan dan kesehatan. Menurutnya, pemerintah perlu memastikan bantuan tersebut benar-benar menjangkau wilayah yang paling membutuhkan.
Dorong Pemerataan Akses Internet
Maryani meminta Pemprov Kalteng menjalankan program hibah secara tepat sasaran dan transparan. Ia juga mengingatkan agar pelaksanaan program tidak memberikan keuntungan kepada kelompok tertentu.
“Program ini harus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, tepat sasaran, dan tidak menguntungkan kelompok tertentu,” kata Maryani, Jumat (14/8/2026).
Ia menjelaskan, sekolah dan fasilitas kesehatan membutuhkan jaringan internet yang stabil untuk mendukung berbagai aktivitas pelayanan. Guru dan siswa dapat memanfaatkan konektivitas tersebut untuk pembelajaran dan akses informasi, sementara tenaga kesehatan dapat menggunakannya untuk menunjang pelayanan serta komunikasi.
Ribuan Perangkat Menyasar 14 Kabupaten/Kota
Pemprov Kalteng mengarahkan hibah perangkat internet satelit kepada SD, SMP, dan Puskesmas yang tersebar di 14 kabupaten/kota. Pemerintah berharap bantuan tersebut mampu membuka akses komunikasi di wilayah yang belum terjangkau jaringan internet secara optimal.
Kabupaten Katingan menerima alokasi terbesar dengan 287 unit perangkat. Selanjutnya, Kotawaringin Barat memperoleh 176 unit, Seruyan 131 unit, Murung Raya 104 unit, Barito Selatan 93 unit, Pulang Pisau 87 unit, Kotawaringin Timur 83 unit, Sukamara 73 unit, Gunung Mas 72 unit, Barito Timur 70 unit, Kapuas 47 unit, dan Kota Palangka Raya 14 unit.
DPRD Minta Pengawasan Diperkuat
Maryani menekankan pentingnya pengawasan setelah pemerintah menyalurkan perangkat. Ia meminta setiap penerima menggunakan bantuan sesuai peruntukan agar masyarakat memperoleh manfaat secara maksimal.
Selain memperluas konektivitas, ia berharap program tersebut mampu meningkatkan kualitas pendidikan dan pelayanan kesehatan di daerah. Pemerintah juga perlu memastikan pemerataan manfaat agar masyarakat di wilayah terpencil tidak tertinggal dalam mengakses informasi dan layanan digital.
“Yang terpenting, bantuan ini harus sampai kepada masyarakat yang membutuhkan dan memberikan dampak nyata bagi peningkatan pelayanan,” tegas Maryani.




