Betangnews.com, Palangka Raya* — Anggota Komisi II DPRD Kota Palangka Raya, Khemal Nasery, memberikan apresiasi terhadap langkah cepat Wali Kota Fairid Naparin dalam mengatasi antrean panjang pembelian bahan bakar minyak (BBM) di sejumlah SPBU di wilayah tersebut. Upaya tersebut dinilai efektif setelah pemerintah kota menggelar rapat koordinasi bersama Pertamina, pengelola SPBU, dan pemangku kepentingan terkait.
Distribusi BBM Berangsur Normal
Khemal menyampaikan bahwa kondisi distribusi BBM di Palangka Raya kini menunjukkan perbaikan signifikan. Ia menegaskan masyarakat sudah dapat memperoleh BBM, baik Pertalite maupun Pertamax, dengan lebih mudah tanpa harus mengantre panjang seperti yang terjadi sebelumnya.
Menurutnya, kebijakan yang diambil pemerintah daerah bersama pihak terkait berhasil meredakan keresahan masyarakat. Ia juga menilai koordinasi lintas sektor menjadi kunci dalam mempercepat penyelesaian masalah distribusi BBM tersebut.
Kebijakan Operasional SPBU Diperluas
Selain itu, Khemal mendukung kebijakan perpanjangan jam operasional SPBU hingga 24 jam, bahkan beberapa di antaranya beroperasi hingga pukul 01.00 WIB. Ia menilai kebijakan tersebut sebagai langkah konkret untuk mengurai penumpukan antrean yang sempat terjadi di berbagai titik.
Ia juga mengapresiasi komitmen Pertamina yang menjamin ketersediaan stok BBM mencapai 205 kiloliter per hari. Jaminan tersebut dinilai memberikan kepastian bagi masyarakat dalam memenuhi kebutuhan energi sehari-hari.
Pengawasan Tetap Diperketat
Meski kondisi telah membaik, Khemal mengingatkan pentingnya pengawasan ketat di lapangan. Ia meminta pemerintah bersama aparat kepolisian untuk memastikan tidak ada praktik penyalahgunaan, seperti penggunaan tangki modifikasi yang dapat merugikan masyarakat lain.
Ia juga mengimbau masyarakat agar membeli BBM sesuai kebutuhan dan mematuhi aturan yang berlaku. Dengan disiplin bersama, distribusi BBM dapat tetap berjalan lancar dan merata.
Khemal turut mengungkapkan pengalamannya yang kini dapat mengisi BBM tanpa antrean panjang, berbeda dengan kondisi sebelumnya yang membuat kendaraannya sempat tidak digunakan selama beberapa hari. (Ptr/betangnews.com)



