BerandaDaerahPalangka RayaPenguatan Koperasi Desa Merah Putih untuk Dorong Ekonomi Lokal Berbasis Potensi Daerah

Penguatan Koperasi Desa Merah Putih untuk Dorong Ekonomi Lokal Berbasis Potensi Daerah

Betangnews.com, Palangka Raya — Pemerintah terus mendorong penguatan Koperasi Desa Merah Putih sebagai motor penggerak ekonomi masyarakat di berbagai wilayah. Program ini diarahkan untuk mempercepat kemandirian ekonomi melalui pengembangan usaha koperasi yang disesuaikan dengan potensi lokal masing-masing daerah.

Anggota Komisi II DPRD Kota Palangka Raya, Khemal Nasery, menekankan pentingnya diversifikasi usaha koperasi di tingkat kelurahan. Ia menyatakan bahwa setiap wilayah memiliki karakteristik dan kebutuhan yang berbeda, sehingga pengurus koperasi harus mampu mengembangkan produk usaha yang variatif dan relevan dengan kondisi masyarakat setempat.

Dorong Inovasi Berbasis Potensi Lokal

Khemal mengingatkan agar pengurus koperasi tidak hanya meniru model usaha yang sudah berjalan di daerah lain. Ia mendorong setiap koperasi untuk menggali dan mengembangkan potensi unggulan di wilayahnya masing-masing agar mampu bersaing dan bertahan dalam jangka panjang.

Pernyataan tersebut ia sampaikan saat menjadi narasumber dalam program Dialog Kalteng Menyapa di Pro 1 RRI Palangka Raya pada Jumat, 11 April 2026. Menurutnya, inovasi berbasis potensi lokal menjadi kunci utama keberhasilan koperasi dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Pendampingan dan Pemetaan Usaha

Kepala Bidang Koperasi DPKUKMP Kota Palangka Raya, Yunitha Andrie, menjelaskan bahwa pemerintah telah menghadirkan tenaga asisten bisnis untuk membantu pemetaan potensi usaha koperasi. Pendampingan ini bertujuan agar pengembangan koperasi di setiap kelurahan berjalan lebih terarah dan sesuai kebutuhan di lapangan.

Ia menyebutkan bahwa Kementerian Koperasi telah menugaskan tiga asisten bisnis di Kota Palangka Raya, dengan tanggung jawab membina sekitar sepuluh koperasi masing-masing. Para pendamping tersebut membantu proses identifikasi potensi usaha, penentuan inti bisnis, hingga penyusunan alur usaha yang efektif.

Pengelolaan Harus Profesional

Selain melakukan pemetaan, asisten bisnis juga berperan dalam meningkatkan kapasitas pengurus koperasi melalui pembinaan manajemen usaha yang profesional. Mereka membimbing penyusunan model bisnis, pengelolaan operasional, hingga mitigasi risiko agar koperasi dapat berkembang secara berkelanjutan.

Baca Juga :  Fluktuasi Harga Bahan Pangan di Pasar Besar Palangka Raya, Ayam dan Cabai Jadi Sorotan

Pemerintah juga menegaskan bahwa dana dalam program Koperasi Merah Putih bukan merupakan hibah, melainkan pinjaman yang harus dikelola secara hati-hati. Oleh karena itu, pengurus koperasi wajib memperhitungkan aspek keuntungan, biaya operasional, serta kemampuan pengembalian dana agar usaha tetap berjalan stabil dan tidak menimbulkan masalah keuangan di kemudian hari.

Upaya ini diharapkan mampu memperkuat peran koperasi sebagai pilar ekonomi masyarakat sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah secara inklusif dan berkelanjutan. (Ptr/betangnews.com)

Sumber: RRI Palangka Raya / DPKUKMP Kota Palangka Raya

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -spot_img

Postingan Populer

Komentar Terakhir