Betangnews.com, Sampit – Anggota Komisi IV DPRD Kalimantan Tengah (Kalteng), Abdul Hafid, menyoroti proses perbaikan Jalan HM Arsyad yang menghubungkan Sampit dengan Samuda. Saat meninjau langsung ruas tersebut di sela kegiatan reses di Kecamatan Mentaya Hilir Selatan, Sabtu (29/8/2026), ia menemukan sejumlah bagian badan jalan telah dikupas, tetapi belum segera masuk tahap pengaspalan.
Hafid meminta pelaksana mempercepat tahapan pekerjaan agar kondisi jalan yang telah dikupas tidak terlalu lama mengganggu kenyamanan dan keselamatan pengguna jalan. Ia juga mendorong Dinas PUPR Kalteng memperkuat pengawasan sehingga pekerjaan berjalan sesuai jadwal dan tetap memenuhi standar kualitas.
Abdul Hafid Soroti Proses Pekerjaan
“Dinas PUPR Kalteng perlu mendorong pihak pelaksana agar tahapan pekerjaan berjalan efektif, tepat waktu, dan tetap mengutamakan kualitas,” kata Abdul Hafid, yang merupakan Anggota DPRD Kalteng dari Dapil Kotawaringin Timur-Seruyan.
Menurutnya, percepatan pekerjaan menjadi penting karena ruas Sampit-Samuda memiliki aktivitas lalu lintas yang cukup tinggi. Masyarakat menggunakan jalur tersebut setiap hari, sementara kendaraan angkutan barang, hasil perkebunan, hingga pengangkut crude palm oil (CPO) juga melintasi ruas tersebut.
Hafid meminta seluruh pihak memperhatikan aspek keselamatan selama pekerjaan berlangsung. Ia mengimbau pengguna jalan mengurangi kecepatan dan meningkatkan kewaspadaan ketika melintasi bagian jalan yang sedang dalam tahap perbaikan.
“Jalan ini tetap digunakan masyarakat setiap hari. Kami mengimbau pengguna jalan mengurangi kecepatan dan meningkatkan kewaspadaan, terutama saat melewati bagian yang sudah dikupas,” ujarnya.
Proyek Rp9,72 Miliar Jadi Sorotan
Berdasarkan papan informasi proyek, pekerjaan perbaikan Jalan HM Arsyad tersebut memiliki nilai kontrak sekitar Rp9,72 miliar dengan sumber pendanaan dari Pendapatan Asli Daerah (PAD) Provinsi Kalteng. CV Jasa Lintas Utama menjadi pelaksana pekerjaan dengan masa kontrak 150 hari kalender, terhitung sejak 20 Juli hingga 16 Desember 2026. Sementara itu, CV Enggang Pratama Consulindo tercatat sebagai konsultan pengawas.
Hafid menilai masuknya proyek ke tahap konstruksi merupakan perkembangan positif. Namun, ia meminta pengawasan tidak hanya berfokus pada penyelesaian pekerjaan, tetapi juga memastikan kualitas konstruksi dan keamanan masyarakat selama proyek berlangsung.
Minta Uang Rakyat Beri Manfaat Jangka Panjang
Ketua DPD PAN Kotawaringin Timur tersebut menegaskan setiap proyek yang menggunakan anggaran pemerintah harus menghasilkan infrastruktur berkualitas. Menurutnya, keberhasilan pembangunan tidak cukup hanya ditandai dengan selesainya pekerjaan, tetapi juga harus memastikan jalan mampu memberikan manfaat bagi masyarakat dalam jangka panjang.
Ia turut mengapresiasi Pemerintah Provinsi Kalteng yang terus menangani ruas jalan yang menjadi kewenangan provinsi. Menurutnya, pembangunan infrastruktur yang berkualitas dapat memperkuat konektivitas antardaerah sekaligus mendukung aktivitas ekonomi masyarakat.
Peninjauan lapangan tersebut juga menjadi bagian dari fungsi pengawasan Komisi IV DPRD Kalteng untuk memastikan pembangunan berjalan sesuai perencanaan dan penggunaan anggaran memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
(Ptr/betangnews.com)




