Betangnews.com, Palangka Raya – Berbagai program pembangunan yang terus berjalan di Kalimantan Tengah ternyata belum sepenuhnya menjawab kebutuhan mendasar masyarakat. Dalam kegiatan reses yang dilaksanakan di Daerah Pemilihan (Dapil) I, warga masih banyak menyampaikan keluhan terkait kondisi infrastruktur lingkungan yang dinilai memerlukan perhatian serius dari pemerintah.
Ketua Komisi II DPRD Kalimantan Tengah, Siti Nafsiah, mengungkapkan bahwa aspirasi masyarakat dari Kota Palangka Raya, Kabupaten Katingan, dan Kabupaten Gunung Mas didominasi permintaan perbaikan infrastruktur dasar yang berkaitan langsung dengan aktivitas sehari-hari warga.
Jalan Rusak dan Drainase Jadi Keluhan Utama
Siti Nafsiah menjelaskan bahwa persoalan jalan lingkungan yang rusak, sistem drainase yang belum berfungsi optimal, serta minimnya penerangan jalan umum menjadi isu yang paling sering disampaikan masyarakat selama masa reses.
Warga berharap pemerintah segera melakukan perbaikan terhadap sejumlah ruas jalan lingkungan, membangun saluran drainase yang lebih memadai, serta menangani titik-titik genangan yang kerap muncul saat musim hujan. Menurut masyarakat, langkah tersebut penting untuk mengurangi risiko banjir dan meningkatkan kenyamanan lingkungan permukiman.
Penerangan Jalan Dinilai Mendesak
Selain infrastruktur jalan dan drainase, masyarakat juga menyoroti keterbatasan fasilitas penerangan jalan umum di sejumlah wilayah. Kondisi tersebut dinilai dapat mengurangi kenyamanan sekaligus memengaruhi aspek keamanan warga saat beraktivitas pada malam hari.
Siti Nafsiah menilai berbagai usulan yang disampaikan menunjukkan bahwa kebutuhan terhadap infrastruktur dasar masih menjadi prioritas utama masyarakat. Keberadaan jalan yang layak, lingkungan yang bebas genangan, serta fasilitas umum yang memadai dinilai menjadi faktor penting dalam mendukung aktivitas sosial dan perekonomian warga.
DPRD Siap Kawal Aspirasi Masyarakat
Selain persoalan infrastruktur, warga juga mengusulkan dukungan bagi pelaku usaha kecil, peningkatan layanan kesehatan, bantuan sosial, beasiswa pendidikan, serta bantuan sarana dan prasarana keagamaan. Seluruh aspirasi tersebut akan menjadi bahan pembahasan DPRD bersama pemerintah daerah dalam menyusun program pembangunan yang lebih tepat sasaran.
Siti Nafsiah menegaskan DPRD Kalimantan Tengah akan terus mengawal dan memperjuangkan aspirasi masyarakat agar dapat direalisasikan secara bertahap sesuai kebutuhan dan kemampuan anggaran daerah. Ia berharap berbagai persoalan mendasar yang masih dihadapi masyarakat dapat segera memperoleh solusi nyata melalui sinergi antara pemerintah dan DPRD. (Ptr/betangnews.com)



