BerandaEksekutif39 Perusahaan Turun Tangan, Pemprov Kalteng Siapkan Langkah Cepat Perbaiki Jalan Rusak

39 Perusahaan Turun Tangan, Pemprov Kalteng Siapkan Langkah Cepat Perbaiki Jalan Rusak

Betangnews.com, Palangka Raya – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) memperkuat kolaborasi dengan dunia usaha dalam percepatan pembangunan infrastruktur jalan. Langkah ini dibahas dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Program Corporate Social Responsibility (CSR) Infrastruktur yang digelar di Aula Manggatang Tarung, Kamis (16/4/2026).

Sinergi CSR Percepat Infrastruktur
Dalam rapat tersebut, Staf Ahli Gubernur Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Pembangunan, Yuas Elko, menegaskan bahwa optimalisasi CSR menjadi strategi penting untuk mempercepat penanganan jalan rusak. Ia menilai keterlibatan perusahaan akan membantu meningkatkan mobilitas masyarakat sekaligus memperlancar distribusi logistik, khususnya di wilayah timur Kalimantan Tengah.

Pemerintah daerah terus mendorong sinergi nyata antara sektor publik dan swasta agar pembangunan berjalan lebih efektif dan tepat sasaran.

10 Ruas Jalan Masuk Prioritas
Hasil koordinasi menunjukkan sebanyak 39 perusahaan menyatakan komitmen untuk terlibat dalam program perbaikan jalan melalui skema CSR. Beberapa perusahaan bahkan mewakili lebih dari satu entitas, sehingga memperkuat potensi dukungan dalam pelaksanaan program tersebut.

Pemprov Kalteng juga telah menetapkan sekitar 10 ruas jalan sebagai prioritas penanganan. Sejumlah ruas di antaranya ditargetkan segera diperbaiki guna menjawab kebutuhan masyarakat yang selama ini terdampak kondisi jalan rusak.

Perusahaan Aktif Didorong Berkontribusi
Meski terdapat kendala seperti adanya perusahaan yang sudah tidak beroperasi, pemerintah tetap mengoptimalkan peran perusahaan yang masih aktif. Setiap perusahaan diharapkan berkontribusi sesuai kapasitas dan wilayah operasionalnya.

Dalam pelaksanaannya, perbaikan jalan akan dilakukan secara kolektif dengan pembagian wilayah kerja yang jelas dan tetap mengacu pada standar teknis. Sementara itu, pemerintah provinsi berperan sebagai regulator yang mengawasi dan memastikan kualitas pekerjaan tetap terjaga.

Skema pembiayaan program ini mengacu pada alokasi CSR perusahaan, yang secara umum dapat menyisihkan sekitar dua persen dari keuntungan untuk kegiatan sosial, termasuk pembangunan infrastruktur. Dengan langkah ini, Pemprov Kalteng optimistis percepatan pembangunan jalan dapat terealisasi secara berkelanjutan.(Ptr/betangnews.com)

Baca Juga :  Isen Mulang Cup 2025 Resmi Dimulai, Gubernur Agustiar Ungkap Misi Besar di Balik Turnamen Tenis Kalteng
RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -spot_img

Postingan Populer

Komentar Terakhir