Betangnews.com, Palangka Raya – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah terus memacu kesiapan pembangunan jangka pendek dengan mematangkan dokumen Rancangan Akhir Rencana Kerja Perangkat Daerah (Renja PD) Tahun 2027. Upaya ini dilakukan untuk memastikan seluruh program berjalan efektif dan selaras dengan kebijakan pemerintah pusat maupun kebutuhan daerah.
Dalam rapat penajaman yang digelar di Aula Bapperida Kalteng, Kamis (9/4/2026), seluruh perangkat daerah hadir untuk menyatukan arah kebijakan. Pemerintah daerah secara aktif mengonsolidasikan berbagai usulan agar menjadi program yang terukur dan berdampak nyata bagi masyarakat.
Sinkronisasi Program Daerah dan Nasional
Pelaksana Tugas Kepala Bapperida Kalteng, Syahfiri, menegaskan bahwa koordinasi lintas sektor menjadi kunci utama dalam penyusunan dokumen tersebut. Ia memastikan setiap program yang diusulkan memiliki dasar yang kuat serta terintegrasi dengan agenda pembangunan nasional.
Menurutnya, proses penajaman ini tidak hanya sekadar formalitas, tetapi menjadi langkah penting untuk menyelaraskan visi pembangunan daerah agar lebih terarah dan sistematis.
Peran Strategis Bapperida Kalteng
Bapperida Kalteng mengambil peran sentral dalam mengawal proses penyempurnaan dokumen tersebut. Instansi ini secara aktif memberikan asistensi teknis kepada seluruh perangkat daerah agar setiap rencana kegiatan dapat diukur dan berorientasi pada hasil.
Selain itu, penyusunan Renja PD 2027 juga merupakan tindak lanjut dari Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) serta amanat Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah. Hal ini memperkuat landasan hukum sekaligus memastikan proses berjalan sesuai regulasi.
Target Pembangunan Tepat Sasaran 2027
Melalui rapat ini, Pemprov Kalteng menargetkan dokumen perencanaan Tahun 2027 dapat menjadi peta jalan pembangunan yang lebih optimal. Pemerintah berharap setiap program mampu menjawab tantangan daerah sekaligus mendorong pembangunan berkelanjutan di Bumi Tambun Bungai.
Seluruh pemangku kepentingan, mulai dari dinas teknis, badan, hingga rumah sakit daerah, turut berkontribusi aktif dalam proses ini. Sinergi tersebut diharapkan menghasilkan kebijakan yang komprehensif dan tepat sasaran.
Dengan langkah strategis ini, Pemprov Kalteng menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan perencanaan pembangunan yang matang, terarah, dan berdampak luas bagi masyarakat. (Ptr/betangnews.com)
Sumber: Balanganews



