Betangnews.com, Palangka Raya — Ketua Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Dewo Isnubroto Imam Santoso, mendorong FKPT Kalimantan Tengah untuk lebih terbuka menyampaikan data potensi radikalisme kepada pemerintah daerah dan DPRD.
Data Jadi Kunci Dukungan Anggaran
Dewo menilai keterbukaan data sangat penting agar kepala daerah dan DPRD memahami tingkat kerawanan radikalisme di wilayah masing-masing. Dengan pemahaman tersebut, FKPT dapat memperoleh dukungan kebijakan hingga penguatan anggaran melalui program dan kegiatan pencegahan.
Ia menjelaskan bahwa di DIY, dukungan politik anggaran berangkat dari Peraturan Daerah Nomor 1 Tahun 2022. Regulasi tersebut memungkinkan FKPT DIY menjalankan berbagai kegiatan penanaman ideologi Pancasila dan penguatan kebhinekaan secara berkelanjutan.
Puluhan Program Pencegahan Radikalisme
Menurut Dewo, FKPT DIY secara rutin melaksanakan 78 kegiatan penanaman nilai Pancasila dan 60 kegiatan sosialisasi kebhinekaan setiap tahun. Kegiatan tersebut menyasar masyarakat di tingkat kelurahan dan kecamatan, pelajar, mahasiswa, hingga kelompok strategis lainnya.
FKPT DIY juga membangun kolaborasi lintas sektor dengan Kesbangpol, pemerintah daerah, DPRD, Densus 88, serta berbagai lembaga terkait guna memperkuat pencegahan radikalisme secara menyeluruh.
FKPT Kalteng Siap Adopsi Program
Ketua FKPT Kalimantan Tengah, Prof Dr Khairil Anwar, M.Ag, mengapresiasi masukan yang disampaikan FKPT DIY. Ia menyatakan FKPT Kalteng banyak belajar terkait harmonisasi program dan strategi memperoleh dukungan anggaran dari pemerintah daerah.
Khairil menegaskan hasil koordinasi akan disampaikan kepada pemerintah daerah melalui Kesbangpol. Ia berharap model kebijakan dan program yang diterapkan FKPT DIY dapat diadopsi di Kalimantan Tengah untuk melindungi generasi bangsa dari paparan radikalisme.
“Kami berharap apa yang dilaksanakan FKPT DIY bisa diadopsi di Kalteng, tentunya dengan dukungan kebijakan dan anggaran dari pemerintah daerah,” tegas Khairil. (Ptr/betangnews.com)



